Ada kalanya sebuah ruangan terasa begitu luas, bukan karena ukurannya, melainkan karena jarak tak kasat mata yang membentang di antara dua orang. Di tengah riuhnya percakapan dan tawa, selalu ada keheningan yang lahir bukan karena sepi, melainkan karena dua hati yang sama-sama memilih untuk diam. Ini adalah tentang rasa yang tertahan di balik keraguan. Tentang dua orang yang berada di bawah atap yang sama, saling menyadari kehadiran satu sama lain, namun tak pernah memiliki cukup keberanian untuk melangkah lebih dekat. Beribu-ribu kalimat telah dirangkai di dalam kepala, berkali-kali disusun agar terdengar sempurna. Namun, semuanya berakhir menjadi rahasia yang tak pernah menemukan jalan untuk diucapkan. Secara fisik, mungkin mereka hanya dipisahkan oleh beberapa langkah. Namun secara psikologis, jarak itu terasa sejauh jutaan kilometer. Bukan karena tak ada kesempatan, melainkan karena rasa takut yang perlahan tumbuh lebih besar daripada keinginan untuk mendekat. Takut diacuhkan, taku...