Perasaan aneh macam apa yang kurasakan, rasanya seperti kalah, padahal tidak ada perlombaan yang pernah benar-benar ku mulai. Tidak ada garis start, tidak ada peluit, tidak ada garis finish, tapi rasanya seperti tertinggal jauh di belakang. Melihat mereka jauh didepan, mereka yang mencoba mengejar garis finish nya, sementara diriku hanya tertahan jauh di belakangnya. Bagaimana mungkin aku bisa menyusulnya, sementara aku selalu menoleh ke belakang, ke arah yang seharusnya aku sudah beranjak dari sana. Lucu ya?, perasaan memang tidak pernah mengenal logika, secara sadar aku sudah tau, untuk tak perlu repot-repot ikut dalam perlombaan ini, aku seharusnya cukup duduk nyaman di kursi penonton, dan setidaknya aku hanya perlu melihat mereka melewati garis finish. Tapi tetap saja hati selalu menyisakan ruang kecil untuk menuntunku ikut dalam perlombaan. Ya akhirnya aku mengikuti perlombaan itu, aku mencoba berjalan ke arah garis start, menunggu peluit ditiupkan, dan tugasku hanyalah berlari se...